Kabar mengenai kelanjutan anime Oshi no Ko akhirnya terjawab setelah musim ketiganya resmi berakhir. Melalui pengumuman yang dirilis di akun resmi X (sebelumnya Twitter), dipastikan bahwa serial ini akan berlanjut ke musim keempat yang sekaligus menjadi penutup cerita.
Pengumuman tersebut muncul tak lama setelah episode ke-11 dari musim ketiga tayang. Episode terakhir itu memang sudah mencuri perhatian sejak awal karena dikonfirmasi memiliki durasi lebih panjang dari biasanya.
Dengan durasi hampir 54 menit, episode tersebut mengadaptasi sekitar 10 chapter dari manga, menjadikannya salah satu penutup musim yang padat dan penuh perkembangan cerita.
Pihak studio Doga Kobo sejauh ini belum mengungkap detail lanjutan terkait musim final tersebut, termasuk jadwal tayang maupun arah cerita yang akan diambil. Kondisi ini dinilai wajar mengingat produksi musim ketiga baru saja rampung.
Informasi lebih lanjut kemungkinan baru akan dibagikan dalam beberapa bulan ke depan, dengan Jump Festa disebut-sebut sebagai momen potensial untuk mengumumkan perkembangan terbaru.
Selain kabar kelanjutan, perhatian publik juga tertuju pada bagaimana versi anime akan mengakhiri cerita. Seperti diketahui, penutup manga karya Aka Akasaka menuai reaksi keras dari pembaca. Banyak penggemar menganggap akhir cerita tersebut tidak memuaskan dan bahkan membingungkan.
Aka Akasaka sendiri sebenarnya telah memberikan peringatan sebelum manga mencapai akhir. Ia sempat menyampaikan bahwa penutup ceritanya akan memicu perdebatan.
“Akhir cerita ini akan menjadi kontroversial,” demikian pernyataan yang pernah disampaikan dan kini kembali ramai diperbincangkan oleh penggemar dalam terjemahan bahasa Indonesia.
Meski sudah diperingatkan, reaksi negatif tetap mendominasi. Sejumlah pembaca menyebut ending tersebut aneh dan merasa perjalanan panjang mengikuti kisah Oshi no Ko tidak terbayar dengan penutup yang diharapkan.
Kritik itu kini berimbas pada ekspektasi tinggi terhadap versi anime, terutama apakah Doga Kobo akan tetap setia pada materi asli atau memilih melakukan penyesuaian.
Di sisi lain, sejauh ini adaptasi anime Oshi no Ko justru mendapat banyak pujian. Kualitas visual, penyutradaraan, hingga pengemasan emosi dinilai berhasil menghidupkan cerita dengan sangat baik.
Hal inilah yang membuat banyak penggemar berharap musim terakhir dapat menghadirkan penutup yang lebih kuat, atau setidaknya lebih mudah diterima oleh penonton luas.
Terkait jadwal rilis, belum ada tanggal resmi yang diumumkan. Namun, jika melihat pola produksi dan tingkat kualitas yang diusung, musim keempat diperkirakan baru akan tayang dalam beberapa tahun ke depan.
Sejumlah pengamat memperkirakan tahun 2028 menjadi waktu yang realistis, mengingat proses produksi animasi berkualitas tinggi membutuhkan waktu panjang.
Doga Kobo sendiri dikenal sebagai studio yang tidak terburu-buru dalam menggarap proyek besar. Mereka cenderung mengutamakan hasil akhir yang maksimal, terlebih untuk proyek sebesar Oshi no Ko yang sudah memiliki basis penggemar global.
Karena musim keempat akan menjadi penutup, tekanan untuk menghadirkan kualitas terbaik pun semakin besar. Jika gagal memenuhi ekspektasi, bukan tidak mungkin hal tersebut akan meninggalkan kesan negatif di kalangan penggemar.
Sambil menunggu kehadiran musim final, penggemar anime masih memiliki banyak pilihan tontonan lain. Tahun 2026, khususnya musim semi, menghadirkan berbagai judul menarik yang bisa menjadi alternatif. Beberapa di antaranya seperti Dorohedoro Season 2, JoJo’s Bizarre Adventure: Steel Ball Run, Liar Game, Marriagetoxin, hingga Akane-banashi.
Dengan berbagai dinamika yang terjadi, musim final Oshi no Ko kini menjadi salah satu rilisan paling dinantikan di masa mendatang. Selain menutup perjalanan cerita, musim ini juga akan menjadi penentu apakah adaptasi anime mampu memberikan akhir yang lebih memuaskan dibandingkan versi manganya.