PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mencatat pertumbuhan penjualan ritel yang signifikan pada April 2026. Kinerja positif tersebut ditopang oleh kuatnya permintaan kendaraan niaga serta meningkatnya kontribusi model hybrid yang kini menjadi penggerak utama penjualan kendaraan penumpang Suzuki di Indonesia.
Berdasarkan data perusahaan, retail sales Suzuki pada April 2026 meningkat 33 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, pertumbuhan penjualan bahkan mencapai 46 persen.
Capaian tersebut menunjukkan pemulihan permintaan pasar otomotif nasional sekaligus mengindikasikan meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan yang menawarkan efisiensi bahan bakar dan teknologi elektrifikasi ringan.
Menariknya, sekitar 91 persen kendaraan Suzuki yang terjual pada periode tersebut merupakan produk yang diproduksi di dalam negeri. Angka ini mencerminkan peran penting fasilitas manufaktur lokal Suzuki dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik.
Dari total penjualan yang dibukukan Suzuki sepanjang April 2026, segmen kendaraan niaga masih menjadi kontributor terbesar dengan porsi 51 persen. Sementara kendaraan penumpang menyumbang 49 persen dari keseluruhan penjualan.
Dominasi kendaraan niaga menunjukkan bahwa sektor usaha kecil, menengah, serta kebutuhan distribusi barang masih menjadi salah satu penopang utama pasar otomotif nasional.
Model New Carry kembali mempertahankan posisinya sebagai produk terlaris Suzuki dengan kontribusi mencapai 51 persen terhadap total penjualan kendaraan roda empat perusahaan.
Posisi berikutnya ditempati dua model andalan di segmen penumpang, yakni Suzuki Fronx dan Suzuki XL7, yang masing-masing menyumbang 17 persen dari total penjualan. Sementara model lainnya berkontribusi sekitar 15 persen.
Perubahan menarik terlihat pada segmen kendaraan penumpang. Model-model hybrid kini menyumbang 55 persen dari total retail sales kendaraan penumpang Suzuki, mengungguli model non-hybrid yang mencatat kontribusi 45 persen.
Data tersebut menunjukkan bahwa teknologi hybrid semakin diterima konsumen Indonesia sebagai alternatif kendaraan yang lebih efisien tanpa harus bergantung sepenuhnya pada infrastruktur pengisian daya seperti kendaraan listrik murni.
Tren ini juga sejalan dengan meningkatnya perhatian masyarakat terhadap konsumsi bahan bakar, biaya operasional kendaraan, serta isu lingkungan yang mendorong pergeseran preferensi ke kendaraan berteknologi elektrifikasi.
Deputy 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Donny Saputra, mengatakan peningkatan penjualan pada April 2026 mencerminkan kepercayaan konsumen terhadap produk Suzuki.
“Peningkatan penjualan pada bulan April 2026 mencerminkan kepercayaan konsumen terhadap produk Suzuki. Pertumbuhan ini turut didorong oleh kontribusi kuat dari lini kendaraan niaga serta meningkatnya minat masyarakat terhadap model hybrid pada segmen kendaraan penumpang Suzuki,” ujar Donny.